Pergerakan Tanah di Desa Cikadu: 55 Rumah Rusak Berat, Jembatan Amblas

- Admin

Selasa, 17 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SorotanPena.com|Sukabumi– Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Cikadu selama dua hari dua malam pada 4 Desember 2024 mengakibatkan terjadinya pergerakan tanah yang cukup parah. Insiden ini menyebabkan 55 rumah mengalami kerusakan berat, sementara beberapa lainnya terancam retak. Selain itu, akses jalan kabupaten hingga ke area atas turut terdampak, bahkan Jembatan Ciwangi dilaporkan amblas.

Hasanudin, Kasi Pemerintahan Desa Cikadu, dalam keterangannya kepada awak media menyebutkan bahwa pergerakan tanah kali ini lebih parah dibandingkan kejadian serupa yang pernah terjadi pada tahun 2017. “Dulu, kerusakannya tidak separah sekarang. Saat ini, kerugian material sangat besar karena 55 rumah rusak berat ditambah yang retak-retak. Namun, Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Untuk sementara waktu, penanganan darurat telah dilakukan oleh pemerintah desa dengan mendirikan posko pengungsian. Hasanudin mengungkapkan bahwa bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan. “Bantuan dari dapur umum sudah tersedia, termasuk dari pihak swasta, organisasi seperti BMPB Kabupaten Bogor, dan beberapa anggota dewan seperti dari PDIP. Kami sangat bersyukur atas dukungan ini,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait relokasi warga yang terdampak, pihak desa telah mengajukan usulan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). “Kami sudah mengajukan format pengajuan relokasi, bahkan sudah mengusulkan lokasi baru di area perkebunan. Namun, keputusan akhir terkait kelayakan tanah dan tempat tinggal baru sepenuhnya berada di tangan BMPB dan BMKG,” ujar Hasanudin.

Hingga saat ini, desa masih menunggu hasil asesmen dari pihak terkait untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk potensi relokasi bagi warga yang terdampak. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat kondisi tanah yang belum stabil dan curah hujan yang masih berpotensi tinggi.

Pemerintah desa berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pihak-pihak terkait guna memastikan keselamatan dan kenyamanan warga terdampak hingga situasi benar-benar pulih.

Jurnalis – A,P/M Rizki

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel sorotanpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota DPRD dan Sekda Kabupaten Sukabumi Tinjau Lokasi Bencana di Desa Citarik
Ketua dan Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Fokuskan Solusi Reforma Agraria Saat Kunker ke PT Cigembong
Dinas Perikanan Dukung Program Prioritas Daerah Dalam Rapat Dinas Januari 2026
DPRD Kabupaten Sukabumi Kawal Kebijakan dan Anggaran Untuk Kemajuan Desa
Disperkim Bahas Kesiapan Lahan dan Pembiayaan Rumah Khusus Terdampak Bencana
Bantuan Traktor Roda Empat Diharapkan Tingkatkan Hasil Pertanian di Cisolok
Wakil Ketua III DPRD Sukabumi Terima Penghargaan Sukabumi Awards 2025
Komisi lV DPRD Kabupaten Sukabumi Koordinasi Terkait Kebijakan dan Regulasi Pelaksanaan Keolahragaan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:45 WIB

Anggota DPRD dan Sekda Kabupaten Sukabumi Tinjau Lokasi Bencana di Desa Citarik

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:00 WIB

Ketua dan Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Fokuskan Solusi Reforma Agraria Saat Kunker ke PT Cigembong

Senin, 19 Januari 2026 - 01:31 WIB

Dinas Perikanan Dukung Program Prioritas Daerah Dalam Rapat Dinas Januari 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:26 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Kawal Kebijakan dan Anggaran Untuk Kemajuan Desa

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:41 WIB

Disperkim Bahas Kesiapan Lahan dan Pembiayaan Rumah Khusus Terdampak Bencana

Berita Terbaru