Jawa Tengah Perlu Dipimpin Oleh Ahli Ekonomi Pancasila Dan Mampu Membawa Masyarakat Jawa Tengah Makmur

- Admin

Rabu, 14 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorotan Pena-Pengamat sosial dan pemerhati kondisi masyarakat, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, menyampaikan pandangannya mengenai kondisi ekonomi Jawa Tengah. Beliau mencatat bahwa provinsi ini sempat terpuruk dalam kemiskinan. Berdasarkan data Kepala BPS Jawa Tengah, Dadang Hardiwan, dalam siaran persnya di Semarang, jumlah penduduk miskin hingga Maret 2023 mencapai 3,79 juta orang.

Menurut Prof. Sutan, terdapat kesalahan konsep dalam pengembangan wilayah Jawa Tengah. Berdasarkan data dari BPS Jawa Tengah, jumlah penduduk di provinsi ini pada tahun 2024 mencapai 37,892 juta jiwa, tersebar di 35 kabupaten/kota.

Prof. Sutan menekankan pentingnya membangun sistem ekonomi Pancasila yang berlandaskan konsep kekeluargaan dan gotong royong di seluruh Jawa Tengah. Sistem ini tidak hanya mengutamakan kemajuan ekonomi daerah, tetapi juga memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut lima prinsip sistem ekonomi Pancasila yang perlu dipahami masyarakat:

1. Penggerak Ekonomi: Roda kegiatan ekonomi digerakkan oleh rangsangan ekonomi, moral, dan sosial.
2. Pemerataan Sosial: Terdapat kehendak kuat untuk mewujudkan pemerataan sosial, menghindari ketimpangan ekonomi dan kesenjangan sosial.
3. Semangat Nasionalisme Ekonomi: Mewujudkan perekonomian nasional yang kuat, tangguh, dan mandiri.
4. Demokrasi Ekonomi: Berdasarkan kerakyatan dan kekeluargaan.
5. Keseimbangan Ekonomi: Keseimbangan harmonis antara perencanaan nasional dan desentralisasi ekonomi serta otonomi yang bertanggung jawab.

Sumber daya alam yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat luas harus dikuasai negara. Pemerintah dan swasta perlu saling mendukung dalam pembangunan ekonomi. Prof. Sutan menekankan bahwa pemerintah harus melindungi petani dan nelayan dari praktik tengkulak dan ijon, menjamin harga yang menguntungkan bagi mereka.

Prof. Sutan juga menyoroti pentingnya penggunaan teknologi dalam bidang pertanian dan perikanan. Dengan demikian, petani dan nelayan di Jawa Tengah dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka.

Beliau mengajak untuk kembali ke UUD 1945 naskah asli dengan teknik adendum, untuk mengembalikan kedaulatan dan kesejahteraan rakyat. Prof. Sutan berpendapat bahwa Pasal 33 UUD 1945 harus dikembalikan ke bentuk aslinya untuk memperkuat ekonomi Indonesia.

Prof. Sutan Nasomal siap bersama masyarakat Jawa Tengah untuk membangun ekonomi berdasarkan konsep Ekonomi Pancasila. Beliau berharap dengan dukungan dan semangat masyarakat, perjuangan besar ini dapat berhasil untuk kepentingan rakyat Jawa Tengah.

#Redaksi

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel sorotanpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota DPRD dan Sekda Kabupaten Sukabumi Tinjau Lokasi Bencana di Desa Citarik
Ketua dan Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Fokuskan Solusi Reforma Agraria Saat Kunker ke PT Cigembong
Dinas Perikanan Dukung Program Prioritas Daerah Dalam Rapat Dinas Januari 2026
DPRD Kabupaten Sukabumi Kawal Kebijakan dan Anggaran Untuk Kemajuan Desa
Disperkim Bahas Kesiapan Lahan dan Pembiayaan Rumah Khusus Terdampak Bencana
Bantuan Traktor Roda Empat Diharapkan Tingkatkan Hasil Pertanian di Cisolok
Wakil Ketua III DPRD Sukabumi Terima Penghargaan Sukabumi Awards 2025
Komisi lV DPRD Kabupaten Sukabumi Koordinasi Terkait Kebijakan dan Regulasi Pelaksanaan Keolahragaan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:45 WIB

Anggota DPRD dan Sekda Kabupaten Sukabumi Tinjau Lokasi Bencana di Desa Citarik

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:00 WIB

Ketua dan Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Fokuskan Solusi Reforma Agraria Saat Kunker ke PT Cigembong

Senin, 19 Januari 2026 - 01:31 WIB

Dinas Perikanan Dukung Program Prioritas Daerah Dalam Rapat Dinas Januari 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:26 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Kawal Kebijakan dan Anggaran Untuk Kemajuan Desa

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:41 WIB

Disperkim Bahas Kesiapan Lahan dan Pembiayaan Rumah Khusus Terdampak Bencana

Berita Terbaru