Saat Bertugas Seorang Jurnalis Mengalami Perlakuan Tidak Menyenangkan dari Pejabat Kejari Sukabumi

- Admin

Selasa, 23 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorotan Pena – Seorang jurnalis detikJabar, Siti Fatimah, mengalami perlakuan kurang menyenangkan saat melakukan peliputan di Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi. Peristiwa tersebut terjadi ketika sejumlah awak media melakukan wawancara dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Sukabumi, Setiyowati, mengenai capaian kinerja kejaksaan dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa 2024.

“Kejadiannya saat kami menanyakan capaian kinerja Kejari Kota Sukabumi. Ibu Kejari menyebut ada tiga perkara korupsi yang sedang ditangani, salah satunya kasus Pasar Gudang. Kami kemudian menanyakan lebih dalam tentang jumlah saksi dari berbagai kalangan,” ungkap Siti Fatimah pada Senin (22/7/2024).

Siti, yang akrab disapa Sifat, mengungkapkan bahwa ia bertanya mengenai status saksi yang telah diperiksa, termasuk dari kalangan birokrasi, swasta, dan pedagang. Namun, respon yang diterimanya kurang ramah.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya bertanya apakah ada eks wali kota yang diperiksa. Jawabannya langsung bernada tinggi, bertanya balik kenapa saya menanyakan hal itu,” ujar Sifat.

Menurut Sifat, pertanyaannya didasari oleh ketertarikan media terhadap penanganan kasus Pasar Gudang yang dinilai kurang transparan. “Selama ini, informasi terkait Pasar Gudang kurang terbuka. Oleh karena itu, saya bertanya agar publik tahu sejauh mana kasus ini ditangani,” jelasnya.

Setelah wawancara, sejumlah awak media juga menyesalkan sikap Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) M Taufik yang dianggap menghardik jurnalis. “Kasi Intel sempat meminta maaf, tapi teman-teman menyesalkan kenapa bukan Kasi Pidsus yang meminta maaf langsung,” kata Sifat.

Hal serupa diungkapkan Herlan Heryadi, jurnalis Pikiran Rakyat. Menurutnya, saat Sifat menanyakan soal saksi, suasana wawancara sempat memanas ketika Taufik menjawab dengan nada tinggi.

“Intonasi suara M Taufik meninggi saat ditanya soal eks wali kota. Itu membuat suasana jadi tidak nyaman,” tutur Herlan.

Organisasi Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Sukabumi Raya mengecam sikap M Taufik. Ahmad Fikri, sekretaris IJTI, menyayangkan arogansi pejabat publik tersebut. “Sebagai pejabat publik, dia seharusnya menjawab pertanyaan dengan lembut, bukan menghardik jurnalis,” kata Fikri.

Kasi Intel Kejari Kota Sukabumi, David Razi, mengkonfirmasi bahwa kejadian tersebut adalah hasil dari miskomunikasi. “Tidak ada intimidasi, hanya cara penyampaiannya yang membuat teman-teman media tersinggung,” jelas David.

David juga menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan keterangan mengenai capaian kinerja mereka. “Kami sudah menjelaskan semua pertanyaan yang diajukan. Hanya saja, mungkin cara penyampaian Kasi Pidsus yang kurang berkenan,” tambahnya.

David berharap hubungan antara media dan Kejari bisa tetap harmonis. “Kami meminta maaf atas miskomunikasi ini dan berharap bisa terus bekerja sama dengan baik,” pungkasnya.

Jurnalis – Ujang supyani

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel sorotanpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota DPRD dan Sekda Kabupaten Sukabumi Tinjau Lokasi Bencana di Desa Citarik
Ketua dan Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Fokuskan Solusi Reforma Agraria Saat Kunker ke PT Cigembong
Dinas Perikanan Dukung Program Prioritas Daerah Dalam Rapat Dinas Januari 2026
DPRD Kabupaten Sukabumi Kawal Kebijakan dan Anggaran Untuk Kemajuan Desa
Disperkim Bahas Kesiapan Lahan dan Pembiayaan Rumah Khusus Terdampak Bencana
Bantuan Traktor Roda Empat Diharapkan Tingkatkan Hasil Pertanian di Cisolok
Wakil Ketua III DPRD Sukabumi Terima Penghargaan Sukabumi Awards 2025
Komisi lV DPRD Kabupaten Sukabumi Koordinasi Terkait Kebijakan dan Regulasi Pelaksanaan Keolahragaan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:45 WIB

Anggota DPRD dan Sekda Kabupaten Sukabumi Tinjau Lokasi Bencana di Desa Citarik

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:00 WIB

Ketua dan Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Fokuskan Solusi Reforma Agraria Saat Kunker ke PT Cigembong

Senin, 19 Januari 2026 - 01:31 WIB

Dinas Perikanan Dukung Program Prioritas Daerah Dalam Rapat Dinas Januari 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:26 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Kawal Kebijakan dan Anggaran Untuk Kemajuan Desa

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:41 WIB

Disperkim Bahas Kesiapan Lahan dan Pembiayaan Rumah Khusus Terdampak Bencana

Berita Terbaru